
Pameran tunggal foto ini mengambil tema sentral yaitu Makassar Unlimited. Jika kita memaknai makassar unlimited (makassar tanpa batas) berarti dalam hal ini makassar dalam perputaran waktu yg tidak memiliki batas dalam hal apapun atau lebih singkatnya makassar dalam gambaran umum dan komprehensif. Sangat global memang “unlimited” tersebut, tetapi pameran tunggal tersebut berusaha memandang makassar dari sudut lain, yaitu pendekatan sudut pandang “foto seni rupa”. Kita tahu di Makassar banyak sudut-sudut yang menarik untuk di abadikan ke dalam foto tetapi kita belum tentu mendapatkan sense of art dari sudut tersebut.
Berkarya foto seni yang merupakan bagian fotografi, selalu mengedepankan konsep estetis dimana segala unsur penciptaan karya foto selalu dipertimbangkan, dari pencahayaan sampai proses cetak. Mulai dari awal hingga akhir harus direncanakan dengan baik, karena saat ini foto seni sama rumitnya dengan karya seni lain.
Berbicara tentang posisi fotografi dalam konteks kesenirupaan (visual art) bisakah fotografi dimasukkan ke dalam keluarga seni rupa??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar